[Review]: Nivea Men Sensitive Post Shave Balm

, , 9 comments
8.0 out of 10
I like it

Review Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
Tepat sebulan, sejak saya memutuskan mengikuti trend dunia beauty vlogging yang menggunakan sebuah shave balm menjadi face primer. Sejak Nikkie dalam Nikkie Tutorials menyebutkan bahwa ia bereksperimen dengan Nivea Men Shave Balm sebagai dasar makeup dan hasilnya luar biasa, banyak beauty enthusiast ingin berpartisipasi mencoba tips 'nyeleneh' ini. Klaim yang sering disebutkan bahwa shave balm dalam isi yang lebih banyak dan harga lebih terjangkau bisa memberikan kita performa ketahanan makeup yang lebih baik daripada face primer konvensional. 
Itu mungkin berlaku di US, nyatanya ketika saya membeli di TWL Cosmetics harganya mencapai Rp199.000. Tidak relevan lagi karena banyak primer yang lebih murah. 

Keterangan pada kemasan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
keterangan dibalik kemasan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
Mengapa sebuah shave balm bisa membuat makeup Anda lebih awet. Hemm tidak jelas karena saya tidak menemukan referensi scientific tentang hal tersebut. Namun review yang beredar mengatakan bahwa Glycerin adalah sang superstar. Banyak perempuan yang menggunakan Pure Glycerin sebagai moisturizer dan juga primer, bahkan sebelum Nikkie mempopulerkannya dalam bentuk Nivea. Glycerin dikenal mampu menangkap kelembaban dan membawanya ke kulit Anda sehingga terasa jauh lebih halus. Selain itu teksturnya yang sticky akan membuat produk yang Anda aplikasikan setelahnya menempel lebih lama. Intinya Glycerin bekerja seperti lem sehingga jika Glycerin sudah memiliki sifat dasar tersebut, maka Anda membeli Nivea atau bukan tidaklah menjadi soal saat ini. Yang terpenting adalah adanya kandungan Glycerin itu sendiri.   

Ingredients Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
No fancy design karena ini memang produk pria. Kemasannya terbuat dari bahan glass yang berat sehingga tidak mungkin disebut travel friendly. Selain itu lubang botol sangat lebar sehingga rentan bagi saya untuk mengeluarkan produk lebih banyak dari yang saya butuhkan sebenarnya.
Selain itu Nivea Men Sensitive Post Shave Balm memiliki man scent yang sangat khas. Mirip sabun Old Spice, fresh dan yah.. manly layaknya produk pria lainnya. Awalnya agak terganggu, meskipun setelah ditutup foundation maka baunya akan menghilang. Namun lama-lama malah saya jadi suka karena sensasi fresh tersebut. Apalagi memang ketika Nivea Men Sensitive Post Shave Balm menyentuh kulit akan terasa dingin. So far lebih menyenangkan daripada menggunakan face primer biasa.

Botol Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
Pada post Nivea Men Sensitive Post Shave Balm First Impression saya menyebut produk ini sangat impresif. Bagaimana setelah sebulan? Saya sudah mengkombinasikan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm dengan berbagai cara. Kadang menggunakan BB Cream, kadang foundation. Kadang yang berbasis matte, bahkan suatu hari yang dewy. Satu waktu saya apply setelah moisturizer, tidak jarang juga saya langsung mix dengan foundation. Tapi ya begitu, kadang suatu hari sangat bagus, namun sering juga Nivea Men Sensitive Post Shave Balm seperti tidak bekerja dan wajah saya memproduksi lebih banyak minyak.

Satu yang saya sadari kenapa suatu hari produk ini bisa sangat bagus namun bisa jadi mimpi buruk, yaitu timing. Ketika sudah diaplikasikan diwajah, jangan biarkan produk masih terlalu basah atau sudah terlalu kering untuk selanjutnya ditumpuk dengan foundation. Ketika Nivea Men Sensitive Post Shave Balm masih terlalu basah, foundation seperti meleleh dan tidak mau set dengan kulit sehingga hasilnya jauh lebih buruk ketimbang ketika saya tidak menggunakan primer apapun. Apalagi jika kering. Kita tidak mendapat sifat lengket dari Glycerin lagi sehingga foundation tidak bisa menempel dengan baik.
Jika Anda telah menggunakan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm beberapa kali dan menggunakan brush, maka Anda akan menemukan sisa partikel produk berwarna putih yang kering dan menempel pada bristle. Sejak saya beralih ke Nivea Men Sensitive Post Shave Balm ini, frekuensi mencuci brush menjadi lebih sering. Tadinya seminggu sekali, sekarang bisa saya cut di tengah minggu. 

Menggunakan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
Best Use  
Aplikasikan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm kira-kira seujung kuku. Jangan terlalu banyak karena tekstunya yang lumayan encer sehingga sedikit saja sudah mengcover seluruh wajah. Tunggu sekitar 2 menit baru aplikasikan foundation. Saat ini adalah waktu yang tepat karena wajah masih terasa sedikit lengket. Makeup saya bisa sangat awet hingga malem hari, tentunya haru didukung dengan tingkat stress yang tidak terlalu tinggi dan kondisi kulit berada pada masa terbaiknya. 

Tekstur Nivea Men Sensitive Post Shave Balm
Worst Use #1
Terjadi jika saya terburu-buru untuk keluar rumah. Saya skip jeda 2 menit tersebut, dan langsung beralih ke foundation. Hasilnya nightmare! Seharian saya sibuk menepuk-nepuk wajah dengan tisu karena foundation, blush, highlighter seperti jadi satu meleleh di wajah. 

Worst Use #2
Tadinya saya pikir akan sangat simple jika mencampur Nivea Men Sensitive Post Shave Balm langsung dengan foundation, seperti yang saya lakukan dengan face primer lainnya. Namun tampaknya trik ini tidak berhasil dan wajah saya terasa lebih berminyak dari biasanya. 

Lalu bagaimana jika Nivea Men Sensitive Post Shave Balm head to head dengan primer konvensional?

Half-face test Nivea Men Sensitive Post Shave Balm vs primer
I did half -face test satu hari dengan setengah wajah berbasis Nivea Men Sensitive Post Shave Balm (kiri) dan satunya lagi NYX Shine Killer (kanan).  Hari ini saya putuskan menggunakan foundation dan sedikit blush di wajah. Pertama kali diaplikasikan, tidak banyak terasa perbedaan antara kiri dan kanan, tidak ada yang lebih dewy atau lebih matte.  Nivea Men Sensitive Post Shave Balm juga tidak menghasilkan efek poreless, jadi jika Anda pemilik masalah pori wajah, maka pergilah mencari produk lain. 

Half-face test Nivea Men Sensitive Post Shave Balm vs primer 
Siang hari sekitar jam tiga mulai terasa perbedaan. Bagian kiri dengan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm terlihat lebih berminyak dan blush on mulai luntur. Entahlah jika Anda bisa menangkap perbedaannya dalam gambar, namun itulah yang terjadi. Tapi teman saya justru lebih suka melihat hasil wajah sebelah kiri karena terlihat lebih sehat.  

Saya tidak berpikir produk ini akan cocok bagi Anda pemilik kulit berminyak. Bahkan diadu dengan NYX Shine Killer yang notabene tidak terlalu mumpuni dalam kelas primer saja masih ada dibawahnya. Jika Anda perlu kontrol dalam minyak, cari produk lain! Jika Anda butuh makeup total dalam acara tertentu, better ambil high-end primer. Nivea Men Sensitive Post Shave Balm hanya sedikit menaikkan level ketahanan makeup Anda sehingga lebih cocok untuk digunakan saat kegiatan sehari-hari yang ringan.

Meskipun demikian ada beberapa hal yang membuat saya tetap memilih Nivea Men Sensitive Post Shave Balm sebagai base makeup saya hingga saat ini. Pertama terasa lebih lite di wajah. Jika Anda menggunakan primer umumnya lapisan silicon sangat terasa dan membuat wajah saya terasa seperti topeng. Berbeda dengan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm yang memberikan efek wajah seperti tidak menggunakan apa-apapun, hanya kulit.
Kedua, alasan utama saya jarang menggunakan primer adalah sesaat kemudian akan muncul jerawat baru terutama sekitar dagu dan pipi. Kandungan silicone yang menutup pori tampaknya membuat kulit saya meronta dan segera memicu 'kawan lama' ini. Untungnya tidak terjadi saat menggunakan Nivea Men Sensitive Post Shave Balm. Saya tidak perlu was-was dan makeup saya tetap bisa tahan sedikit lebih lama. 

Nivea Men Sensitive Post Shave Balm produksi Jerman

Perbandingan rating: 
www.makeupalley 4.5/5

Disclaimer:
Review merupakan pengalaman pribadi penulis dalam menggunakan produk. Hasil dapat berbeda-beda pada tiap orang.

9 comments:

  1. nice post. udah pernah coba PHILLIPS Milk of Magnesia Original.
    itu slah satu primer yang 'nyeleneh' juga yang katanya sih bagus. cuma gatau juga sih. harganya di sini dijual ga jauh beda sama nivea ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pernah denger. Tapi karena ada beberapa kontroversi jadi belum memutuskan untuk nyoba

      Delete
  2. Yang aku bingung ini kenapa 'Men'? shave itu bukannya buat mencukur ya ? *cmiiw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena ini memang balm untuk menenangkan kulit after cukuran hehe.. Tapi karena agak lengket jadinya banyak dipakai perempuan sebagai primer :D

      Delete
  3. saya termasuk yang awalnya juga penasaran kenapa nivea post shave balm ini tiba2 jadi trend. dan dari blog mbak saya jadi tau kalo ternyata gliserin lah alasannya. kalo gitu saya jadi pengen nyoba pake sesuatu yang mengandung gliserin dan juga silikon (dimethicone)dan produk yg pengen saya coba adalah pure baby soothing moisturizer cream.. #brb nyari pure baby

    ReplyDelete
  4. bisa buat ngeblur pori ga ya? apa fungsinya buat tahan lama aja?

    ReplyDelete
  5. Pernah coba monistat chafing relief powder gel g?

    ReplyDelete