[Review]: Jeanne Arthes Amore Mio Passion

, , No Comments
5.4 out of 10
It's okay

Review Jeanne Arthes Amore Mio Passion
Tidak semua segmen wanita senang atau rela menggunakan parfum mahal diatas satu juta. Brand-brand seperti Chanel, Tom Ford, Hermes, Dior, atau Guerlain mungkin tidak pernah jadi pilihan segmen tersebut. Beberapa kemudian menjembati gap dengan memilih parfum keluaran selebriti seperti Britney Spears, Kim Kardashian, J-Lo, Paris Hilton dan masih banyak lagi yang dipasarkan diangka Rp600.000-an keatas.

Diluar itu memang ada parfum dengan kelas low-middle. La Rive, Jeanne Arthes, Arno Sorel, Emper Chifon adalah beberapa brand yang bisa Anda coba. Umumnya mereka menawarkan botol yang 'collectible' sehingga menggugah wanita untuk mengumpulkannya. Namun tentu saja masalah scent longevity adalah isu yang utama. Ada harga ada kualitas.

Box Jeanne Arthes Amore Mio Passion
Satu yang saya bahas kali ini adalah dari Jeanne Arthes dalam koleksi Amore Mio, dan yang saya pilih adalah Passion. Amore Mio termasuk dalam seri Klasik yang dimiliki Jeanne Arthes dan terdiri dari lima varian. Ada Amore Mio, Amore Mio Dolce Paloma, Amore Mio Forever, Amore Mio I Love You, dan terakhir Amore Mio Passion. Seri ini launching pada 2014 dan memang ditujukan untuk wanita yang ingin menunjukkan kesan romantis yang manis,

Ingredients Jeanne Arthes Amore Mio Passion
Jika dicari sisi keunikannya, maka Anda bisa lihat dari tutup spray-nya yang didesain meyerupai ular. Desain yang mereka tawarkan tidak bisa dibilang elegan. Kembali lagi ini adalah masalah harga. Anda bisa mendapatkan produk ini seharga Rp200.000-an namun karena sedang ada diskon di Matahari maka saya membayar Rp140.000 untuk 100ml.  
Dari luar botolnya terlihat frosty dan Passion diidentikkan dengan warna pink yang manis. Seingat saya Jeanne Arthes Amore Mio Passion ini adalah yang paling sweet dibandingkan saudara-saudaranya lebih fruity atau dark
Bagian atas tertutup dengan desain ular yang bisa Anda press untuk mengeluarkan parfum tanpa perlu melepasnya. Ini yang menjadikan Jeanne Arthes Amore Mio Passion menjadi unik.

Tutup spray Jeanne Arthes Amore Mio Passion
Menurut Fragrantica, Jeanne Arthes Amore Mio Passion memiliki notes seperti berikut.

Top notes: Mandarin, Raspberry and Peach Blossom
Heart notes: Orchid, Jasmine & Peony
Base notes: White Musk, Cashmere, Pathouli and Vanilla

Notes Jeanne Arthes Amore Mio Passion
Diawal Anda akan mencium Raspberry yang manis dan sedikit over-powering. Saya kurang suka sehinga kadang saya harus menunggu beberapa saat sebelum keluar rumah hingga aromanya lebih calm. Setelah lebih lite, Anda mulai mencium 50:50 antara Vanilla dan White Musk. Saya cukup senang dengan harga masih kisaran seratus ribu dan saya mendapat aroma yang cukup acceptable, dalam artian tidak 'lebay'. Kesan yang Anda dapatkan adalah feminine feeling karena aroma manisnya sangat kentara disini. Sedangkan sentuhan Mandarin dan White Musk membuatnya sedikit mengangkat mood dan enegertic feeling sehinga saya merasa parfum ini cocok untuk holiday season di Indonesia, jika Anda menyelami suasanan liburan di tengah kota  yang penuh matahari. 

Jeanne Arthes Amore Mio Passion untuk outdoor activity
Parfum ini diklaim bertahan hingga 5 jam, namun aktualnya sekitar 3 jam saya sudah mencium aroma yang sangat samar-samar. Sekali lagi ini soal harga.
Jika Anda adalah pemula dalam parfum, atau basically merasa tidak penting mengeluarkan budget ratusan ribu hanya untuk wewangian maka Jeanne Arthes bisa menjadi salah satu alternatif. Dan jika lebih dikerucutkan lagi, bila Anda berharap menunjukkan kesan wanita yang manis, maka Amore Mio Passion bukanlah pilihan yang buruk.

Review Jeanne Arthes Amore Mio Passion
Review Jeanne Arthes Amore Mio Passion

Disclaimer:
Review merupakan pengalaman pribadi penulis dalam menggunakan produk. Hasil dapat berbeda-beda pada tiap orang.
Pertama kali dalam parfum?


0 komentar:

Post a Comment