Brand Kecantikan Asal Prancis yang 'Kurang' Familiar untuk Perempuan Indonesia (Part 1)

, , 1 comment
Sebelumnya saya share beberapa brand kecantikan yang mudah ditemui di Indonesia dalam dua part. 
Brand tersebut selain mudah ditemui, juga hampir sebagian besar sudah dikenal secara luas oleh banyak perempuan di Indonesia. 

Kebalikan dari itu, kali ini saya ingin mendaftar beberapa brand yang tidak lumrah dikenal perempuan Indonesia, kecuali memang mereka berkecimpung banyak di dunia kecantikan atau well-maintained dalam perawatan diri. Saya survey kecil beberapa teman di lingkungan saya dan tidak mudah bagi mereka untuk mengetahui brand-brand ini jika tidak ada iklannya di Indonesia. Inilah brand-brand tersebut.

NUXE

Brand ini saya taruh paling awal karena saya sedang menggunakan produk yang ada dalam naungannya dan so far saya sangat bahagia. Nuxe memiliki tagline "When Nature's Brilliance 
meets Glamour". Ya, Nuxe mencoba mengkombinasikan konsep produk kecantikan berbasis farmasi yang kaya akan inovasi tanpa meninggalkan kesan yang ultra-feminim dan mewah.
Aliza Jabès adalah pendiri dibalik brand ini yang berawal dari laboratorium kecil pada tahun 90'an, yang sekarang dikenal dengan nama Laboratoire NUXE.
Brand ini memperoleh apresiasi terutama untuk rangkaian perawatan anti-aging dan juga beauty oil yang mereka produksi. Jika Anda ingin mengoleksinya, berikut beberapa yang harus Anda waspadai.

Yves Rocher

Yves Rocher adalah nama pendiri brand kosmetik ini yang mengusung konsep botanical beauty dan menjadi pionir dalam mendorong bahan alami masuk dalam industri kosmetik sejak tahun 60'an. Yves Rocher sebagai perusahaan juga tumbuh di tahun yang sama, berawal di La Gacilly dan kemudian sekarang menyebar ke hampir 90 negara. Di Indonesia juga sudah masuk, dan Anda bisa menemuinya di berbagai mall besar.

Kalau saya cek, lebih banyak yang mereview rangkaian parfumnya, namun beberapa produk ini juga harus Anda perhatikan karena sering masuk dalam daftar best-selling products mereka.

 

La Roche Posay

Saya belum pernah memiliki pengalaman menggunakan La Roche Posay, namun dari sekian banyak penghargaan terutama untuk perawatan jerawat-nya, rasanya saya mulai tergoda. La Roche Posay diciptakan oleh M.Levayer seorang dematologist pada 1928 yang mengedepankan gentle skincare products. Pada tahun 1989 La Roche Posay kemudian dibeli oleh raksasa L'oreal (saat ini L'oreal memegang sejumlah brand yang dapat Anda lihat disini). Pertama kali melihat daftar produknya Anda akan dibuat bingung karena rangkaian produk dan namanya ada banyak sekali. Ternyata pembedaan nama itu berdasarkan jenis kulit masing-masing.

Anthelios : Suncare range
Cicaplast, Toleriane, dan Hydreane : Sensitive skin
Effaclar : Blemish-prone skin
Hydraphase dan Lipikar : Dry skin
Pigmentclar : Complexion problem skin
Redermic : Anti-aging line

Vichy

Sama halnya dengan La Roche Posay, Vichy juga adalah brand yang masuk dalam Active Cosmetics Division dari L'oreal (kategori kosmetik yang identik dengan healthcare dan farmasi). Konsepnya pun hampir sama yaitu menggunakan Thermal Spa Water di dalam formulanya. Berdiri sejak 1931, Vichy kini memiliki beberapa line unggulan yaitu Liftactiv untuk anti-wrinkle skincare, Neovadiol untuk reshape wajah dan leher, Aqualia Thermal untuk thermal spa water-nya, dan Idealia untuk skin rejuvination.

Caudalie

Caudalie berdiri tahun 1995 oleh pasangan suami istri Mathilde & Bertrand Thomas di kota Bourdeaux. Brand ini terutama unggul dalam anti-aging treatment dan mengedepankan green-cosmetics dengan bahan unggulannya adalah kandungan Polyphenols dalam anggur.  


1 comment:

  1. Saya suka banget sama produk-produk asal Perancis karena gentle dan efektif. Tapi kesulitan mencari brands kayak Embryolisse, Biafine, Klorane, A-Derma, Homeoplasmine etc. Kalau Caudalie, Nuxe, Vichy, Yves Rocher bisa beli di bobobobo.com; Kalau untuk LRP ada di Sociolla, Benscrub :)

    ReplyDelete