[Review]: Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion

, , No Comments
7 out of 10
I like it

Jika biasanya kita senang produk kecantikan kita berbau seperti bunga dengan aroma manis, maka saya sendiri tidak pada jalur ini. Saya ingin mengajak Anda sebentar melihat salah satu contoh produk dengan kriteria aroma yang pas untuk saya. Produk lokal asli keluaran Martha Tilaar yaitu Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion.

Review Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion.
Counter Martha Tilaar Taman Anggrek
(image credit: www.martinaberto.co.id)
Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke Mall Taman Anggrek dan masuk ke counter Martha Tilaar yang berada di ground floor. Kesan pertama saya adalah "ok konsepnya mirip The Body Shop ya". Maksudnya satu brand yang memiliki varian luas dan menjualnya dalam satu tempat dengan konsep yang lebih modern. Bukan ide orisinil, namun saya acungi jempol bagaimana brand ini merespon perubahan pasar. Saya percaya inovasi akan menentukan lama tidaknya suatu brand bisa survive.


Lotion adalah salah satu item yang ingin saya cari. Bolak-balik membuka-tutup botol untuk mencium produk satu per satu dan berakhir kebingungan, akhirnya satu kalimat penjaga counter menyelamatkan kita semua "ini aja mbak, best seller Dewi Sri Spa". Disodorkannya satu lotion bergambar pewayangan yang tidak asing dengan judul Bali Pranaya. Awesome, i miss my hometown dan sekarang saya disodorkan produk untuk bernostalgia. Pantas pola gambarnya tidak asing. 

Salah satu gambaran pewayangan bali (image credit: www.balipurnama.com).

Desain tutup botol Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion.
Saya tidak yakin Anda setuju pendapat saya, namun wanginya tidak biasa. Jika Anda orang Bali mungkin pernah mendengar "Boreh", beberapa rempah yang digiling untuk dibalurkan keseluruh tubuh. Biasanya efektif untuk menurunkan panas dan mengatasi otot yang pegal. Bau Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion tidak kurang juga seperti itu. Sangat rempah dan sedikit aroma beras tumbuk. 

Teksturnya sedikit encer berwarna krem, maka dari itu pada belakang kemasan disebutkan bahwa lotion ini bisa juga difungsikan untuk lotion pijat.

Tekstur Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion sedikit encer.
Produknya ini diperkaya dengan minyak padi untuk menjaga kehalusan kulit, dipadukan minyak lemon dan minyak neroli untuk mengurangi ketegangan pada tubuh serta minyak pala yang menenangkan pikiran. Perlindungan terhadap sinar matahari juga tidak bisa dilupakan. Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion ternyata sudah dilengkapi dengan tabir surya (dengan kemampuan SPF yang tidak disebutkan). Satu kandungan yang perlu digaris bawahi adalah Dimethicone.


Keterangan dibotol Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Lotion.
Poin utama dari poin ini tentu saja aromanya, yang dalam 1-2 jam setelah mandi saya masih bisa mencium aromanya samar-samar ditangan. Namun untuk kemampuan melembabkan kulit sebenarnya tidak berbeda jauh dengan lotion lain. Cukup melembabkan namun bukan hasil yang luar biasa. Ditambah harganya yang memang mencerminkan produk kelas premium dari Martha Tilaar yaitu Rp165.000 untuk 250ml. 

Anda yang tertarik juga bisa mencoba seluruh rangkaian Bali Pranaya yang ternyata diluncurkan pertengahan tahun 2014.

Rangakaina Bali Pranaya Series (image credit: www.behance.net).
Tapi jika Anda tidak memiliki selera yang sama dengan saya juga bisa mencoba varian lain. Dua varian yang saya tandai saat mencoba-coba di counter adalah Passion of Manggis dengan aroma sangat manis dan Cucumber Melon dengan kesan yang fresh.

Dewi Sri Spa Signature Series Cucumber Melon.

Dewi Sri Spa Signature Series Passion of Manggis.

Disclaimer:
Review merupakan pengalaman pribadi penulis dalam menggunakan produk. Hasil dapat berbeda-beda pada tiap orang.

0 komentar:

Post a Comment