[Review]: Bali Alus Essential Oil Lavender & Green Tea

, , No Comments
4 out of 10
I don't like it

Untuk menemani aktivitas sehari-hari, mana yang lebih Anda suka, menggunakan parfum, EDT, body mist, atau cologne saja sudah cukup? Kita pastinya memiliki preferensi berbeda-beda, ada yang memang lebih suka wangi yang tahan lama, ada juga yang tidak keberatan menyemprotkan pengharum badan berkali-kali. Saya sendiri lebih nyaman menggunakan body mist dalam kegiatan harian yang terbilang ringan (tidak banyak outdoor). Kecenderungannya karena satu kali pakai saya termasuk boros, suka menyemprotkan pengharum badan dalam jumlah banyak (tidak hanya badan, tapi disemprotkan juga ke rambut). Jadi akan sangat boros jika saya menggunakan EDT atau EDP.

Beberapa saat lalu, saya sempat me-review Bali Alus Skin Nutrition Massage Oil. Tapi ternyata bukan hanya massage oil yang masuk keranjang belanja saya. Saya juga sempat membeli Bali Alus Essential Oil aroma Lavender dan Green Tea.

Review Bali Alus Essential Oil Lavender & Green Tea
Seperti saya terlalu bersemangat untuk melakukan home spa. Tapi bukan..bukan karena itu saya membeli Bali Alus Essential Oil. Coba kita lihat deskripsi dibelakang kemasannya.


Jadi Bali Alus Essential Oil selain bisa digunakan sebagai aroma therapy dan minyak essential untuk berendam juga bisa menjadi pengganti parfum. Karena fungsi sebagai pengharum badan-lah saya berminat membelinya.

Berikut adalah alasan kenapa Anda harus mencoba dan cinta pada Bali Alus Essential Oil (atau mungkin essential oil lainnya) sebagai pengganti parfum:

Aroma Alternatif
Pernah Anda merasa bosan dengan wangi parfum yang beredan di pasaran? Musk; vanilla; sandalwood; fruity; amber; dengan campuran alkoholnya tetap membuat Anda jenuh. Essential oil sebagai pengharum badan memberikan wangi yang lebih lembut tanpa unsur alkohol yang pasti membuat orang-orang disekitar Anda akan bertanya 'kamu pakai parfum apa?'.

Tidak seperti membawa botol parfum
Kadang ada juga wanita yang tetap merasa malu menggunakan parfum lagi ditengah-tengah aktivitasnya. Takut dianggap berlebihan biasanya. Dengan Bali Alus Essential Oil tidak akan ada yang menyadari Anda membawa pengharum badan. Botolnya mungil dengan tinggi sekitar 3 cm, pasti bisa Anda bawa kemana-mana. Tidak ada lagi aktivitas menyemprot khas menggunakan parfum. Tinggal oleskan isinya dan Anda akan fresh kembali.

Selain Lavender dan Green Tea, ada juga varian Lemongrass yang menurut saya aromanya kurang cocok dijadikan parfum. 'Si ungu' dan 'si hijau' yang akhirnya dibawa pulang dengan harga masing-masing Rp25.000. Botolnya memang kecil yang berisikan 10 ml pengharum.

Bali Alus Essential Oil Green Tea wanginya sama seperti Bali Alus Skin Nutrition Massage Oil yang pernah saya gunakan, khas teh hijau. Sedangkan seri Lavender agak sulit dideskripsikan. Seperti aroma lotion anti nyamuk namun dengan campuran minyak pijat. Dari sisi wanginya, jelas Green Tea lebih unggul.

Namun jangan bicarakan daya tahannya. Baik Bali Alus Essential Oil Lavender maupun Green Tea ternyata tidak bertahan lama. Saya biasa menggunakan parfum di pergelangan tangan, dekat telinga dan dada, dan khusus untuk essential oil ini hanya digunakan pada kulit saja (lihat instruksi gambar diatas). Hanya sekitar 3 jam, saya sarankan Anda mengoleskannya lagi.

Jangan pernah lupa me-review kemasannya. Botol ditutup dengan tutup ulir plastik dan didalamnya mulut botol difilter dengan pipet kecil seperti gambar dibawah ini.


Dan susah sekali mengeluarkan cairan untuk digunakan. Botol perlu diguncang dan ditepuk berkali-kali baru minyaknya keluar. Selain itu tutup ulirnya juga tidak terlalu rapat. Beberapa kali make-up pouch saya basah dan setelah dicium itu adalah wangi dari Bali Alus Essential Oil ini. Jadi terbuang percuma ya isinya.

Selain sebagai parfum, saya tidak pernah menggunakannya untuk fungsi aroma therapy dan rendaman air, sehingga secara pribadi saya tidak mengetahui kemapuan Bali Alus Essential Oil ini hingga sejauh mana untuk dua fungsi tersebut.

Disclaimer:
Review merupakan pengalaman pribadi penulis. Hasil berbeda-beda pada tiap orang.

0 komentar:

Post a Comment